Catet, Ini UMR Kota Bogor 2021

Diposting pada

Catet, Ini UMR Kota Bogor 2021 – Anda yang tinggal di Kota DKI Jakarta dan sekitarnya pasti sudah pernah ke Kota Bogor untuk menikmati kawasan wisatanya yang sangat banyak di mana tempatnya menarik dan unik.

Tapi, sudah kenalkah Anda dengan struktur-strukturnya, mulai dari geografis, ekonomi, tingkat pedapatan di tahun 2021 dan 2020? Supaya lebih jelas, berikut penjelasannya.

Logo Kota Bogor (UMR Bogor 2021)
Logo Kota Bogor (UMR Bogor 2021)

Kota Bogor termasuk kota yang berada di Kabupaten Bogor yang dibatasi dengan beberapa kecamatan. Di bagian utara terbatasi dengan kecamatan Cilebut, Bojong Gede, serta Kemang. Lalu di bagian Selatan berbatasan dengan kecamatan Cijeruk dan Caringin.

Di bagian baratnya terdapat kecamatan Kemang, Ciomas, dan Dramaga. Yang terakhir di sebelah timur berbatasan dengan Sukaraja dan Ciawi.

Struktur Ekonomi Kota Bogor

Kota Bogor berada di kaki Gunung Salak serta Gunung Gede. Tidak heran kalau kawasannya memiliki suhu yang relatif sejuk sekitar 26 0C dengan kelembabannya mencapai 70 persen. Bahkan kota tersebut bisa mendapatkan suhu yang paling dingin kalau temperaturnya mencapai 21,8 0C.

Selain suhunya yang sejuk karena berada di bawah kaki gunung, Bogor juga terkenal dengan curah hujannya yang cukup sering atau dikenal sebagai hujan orografi.

Kalau Anda perhatikan, hampir setiap harinya Bogor terjadi hujan, meskipun sedang tidak mengalami musim hujan. Itulah kenapa Bogor terkenal dengan sebutan Kota Hujan.

Berpindah ke struktur ekonominya, Bogor mendapatkan banyak keuntungan dari sektor industrinya. Bidang industri yang paling memberikan banyak kontribusi adalah industri pengolahan bahan baku yakni sebesar 57,26 persen.

Kemudian diikuti oleh sektor pendukung lainnya, seperti perhotelan, perdagangan, serta restoran sebesar 20,46 persen.

Di 3 sektor terakhir, sampai saat ini terus menerus mengalami perkembangan, mengingat Bogor menjadi destinasi wisata yang banyak dikunjungi wisatawan dari tahun ke tahun. Selain itu, potensi pertaniannya juga cukup banyak, karena tersedia lahan tanah yang cocok untuk bercocok tanam.

Namun sebagian besar lahannya dipakai untuk bercocok tanam kebutuhan pangan, yakni padi. Tidak heran kalau Bogor terkenal dengan nama Lumbung Beras Nasional.

UMR Kota Bogor 2021

Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menetapkan UMP Jawa Barat 2021 melalui Surat Keputusan Gubernur Nomor 561 / Kep.722-Yanbangsos / 2020 tentang UMP Jawa Barat 2021 sebesar Rp1.810.351. SK tersebut juga ditandatangani oleh Gubernur Jawa Barat.

Jika melihat kondisi masyarakat di tengah pandemi Covid-19, UMR Kota Bogor 2021 tetap sama seperti tahun 2020. Hal ini dikarenakan sebagian besar pelaku usaha di Kota Bogor ditopang dengan usaha jasa dan manufaktur. Dikedua jenis bisnis ini yang menjadi terdampak saat akibat dari pandemi Covid-19.

UMR Kota Bogor 2020

Pertumbuhan ekonomi yang semakin maju itu pun memberikan pengaruh yang cukup tinggi bagi kehidupan masyarakatnya. Upah minimum yang didapat oleh para pekerja sebenarnya sudah mencukupi, tapi mengingat kebutuhan hidup dari tahun ke tahun semakin mahal, maka Kota Bogor pun menyetujui kebijakan kenaikan UMR Kota Bogor 2020 menjelang akhir tahun 2019.

Kenaikan UMR tersebut sudah sesuai dengan keputusan menteri TK atau Tenaga Kerja di mana peningkatannya mencapai 8,71 persen. Upah minimum yang nantinya akan diterima oleh para pekerja sebesar Rp 3.842.785,54. UMR Kota Bogor 2020 ini sudah mulai berlaku sejak tanggal 1 Januari 2020 lalu.

Berikut ialah besaran UMK Kota Bogor 2020 – 2015 (UMR Kota Bogor 2020- 2015) :

No.TahunNilai
1UMK Kota Bogor 2021Rp 4.169.806,58
2UMK Kota Bogor 2020Rp 4.169.806,58
3UMK Kota Bogor 2019Rp 3.842.785,54
4UMK Kota Bogor 2018Rp 3.557.146,66
5UMK Kota Bogor 2017Rp 3.272.143,00
6UMK Kota Bogor 2016Rp 3.022.765,00

Semakin tingginya gaji yang diberikan oleh perusahaan kepada para pegawainya, tentu memberikan dampak yang cukup berarti bagi kelangsungan hidup mereka. Kehidupan mereka sudah semakin layak karena kebutuhan hidup mereka sudah semakin terpenuhi. Hal tersebut juga sudah disesuaikan dengan kebutuhan-kebutuhan sehari-hari yang tidak lagi murah.

Tentunya standar kehidupan mereka semakin lebih maju dari tahun sebelumnya, apalagi bagi mereka yang berkeluarga tidak terlalu memusingkan kondisi ekonomi mereka karena sudah semakin meningkat. Di sisi lain, hal itulah yang membuat kegiatan konsumsi mereka semakin bertambah.

Tapi kegiatan tersebut memberikan dampak yang positif juga bagi perkembangan ekonomi di Kota Bogor. Jika daya beli masyarakatnya meningkat, tentu kondisi ekonomi usaha juga akan semakin tinggi. Hal itulah kenapa suatu daerah atau kota semakin maju.

Sudah jelas kalau UMR Kota Bogor memberikan dampak yang cukup berarti bagi kehidupan masyarakatnya. Untuk pengusaha pun tidak memberikan dampak yang negatif karena sama-sama memberikan keuntungan.

Fokus :