Rincian Upah Minimum dan UMR Aceh 2021

Diposting pada

Rincian Upah Minimum dan UMR Aceh 2021 – Aceh pertama kali dikenal dengan nama Aceh Darussalam, provinsi ini dibentuk pada tahun 1956 dengan nama Aceh sebelum diubah menjadi Daerah Istimewa Aceh. Aceh merupakan daerah yang sangat kaya akan seni dan budaya khas daerah Indonesia lainnya.

Aceh memiliki ragam seni budaya yang khas seperti seni tari dan budaya, seperti Meuseuke dan Peusijuek. Topik terkait UMR Aceh 2021 dan 2020.

Logo Provinsi Aceh (UMR Aceh 2021)
Logo Provinsi Aceh (UMR Aceh)

Pemberdayaan Ekonomi untuk Standar Hidup

Aceh memiliki banyak sekali potensi pertambangan dan mineral seperti minyak bumi, gas alam, emas, batubara dll. Total cadangan batubara di Aceh mencapai 476,80 juta ton yang tersebar di pesisir barat Aceh yaitu di Kabupaten Aceh Jaya Barat. Aceh, Nagan Raya dan Singkil.

Dari kekayaan alam dan dukungan ekonomi yang ada di Aceh, peningkatan taraf hidup dipandang semakin baik. Dilihat dari tingkat upah minimum yang ditetapkan setiap tahun selalu mengalami kenaikan.

UMR Aceh 2021

Upah minimum provinsi (UMP) tahun 2021 di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam masih Rp 3.165.030. Artinya, UMP tidak meningkat dari tahun sebelumnya akibat dampak pandemi Covid-19. UMR tidak bertambah karena perseroan mengalami kesulitan di tengah pandemi Covid-19.

UMR Aceh 2020

Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam telah menetapkan Upah Minimum 2020. Angka ini meningkat sekitar 8,51 persen atau Rp 248.221 dibanding UMR 2019 di provinsi Rp 2.935.985. Gubernur Aceh menggunakan Peraturan Pemerintah No. 78/2015 dalam menentukan upah minimum.

Daftar UMR Aceh Setiap Tahun

Berikut adalah daftar data UMR Aceh dari tahun 2021 hingga 2018:

No.TahunNilai
1UMK Aceh 2021Rp 3.165.030,00
2UMK Aceh 2020Rp 3.165.030,00
3UMK Aceh 2019Rp 2.935.985,00
4UMK Aceh 2018Rp 2.700.000,00

Tingkat upah untuk 40 jam kerja normal per minggu. Jadi, jika nanti jam kerja mingguan yang ditetapkan perusahaan melebihi 40 jam. Kemudian perusahaan diharuskan membayar uang lembur atau gaji tambahan.

Harapannya, dengan peningkatan tersebut, kesejahteraan karyawan bisa lebih terjamin sehingga karyawan tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari – hari mereka.

Untuk karyawan dengan masa kerja lebih dari satu tahun atau pun yang sudah berkeluarga nantinya akan mendapatkan gaji yang lebih besar.

Dengan diberlakukannya peraturan tersebut, nantinya setiap perusahaan yang beroperasi di provinsi Aceh diwajibkan untuk membayar gajih karyawan mereka sesuai dengan angka tersebut.

Dari mulai perusahaan milik pemerintah (BUMN), perusahaan milik daerah (BUMD), sampai dengan perusahaan milik swasta, semuanya wajib mengikuti dan mematuhi aturan tersebut.

Informasi ini terkait:

ump 2021 aceh